Perbedaan Mendasar Processor Core i3, i5 dan i7 | Computer Blog

Perbedaan Mendasar Processor Core i3, i5 dan i7

Short Reviews

Intel Core-i merupakan Keluarga Processor Intel yang terbaru dengan diberikannya inovasi teknologi terbaru. Saat ini ada 3 macam processor dengan tingkatan terendah hingga tertinggi dimulai dari i3,i5 hingga i7 yang paling tinggi.
Core i merupakan generasi pengembangan dari processor sebelumnya yaitu Core 2 Processor


Kelebihan processor jenis i

  • Intel Hyper Threading : Memberikan user 4-way dan 8-way dalam pemrosesan multitask yang mengijinkan setiap core pada prosessor untuk bekerja pada 2 pekerjaan sekaligus dalam waktu yang bersamaan. ( Pada Core i3, i5 dan i7 yang memungkinkan performa setara bahkan melebihi real corenya amd phenom II )
  • Intel Turbo Boost : Meningkatkan performa dengan meningkatkan frekuensi core sesuai dengan permintaan pemakai secara otomatis. ( Core i5 dan i7 sehingga tidak usah susah susah OC dengan seri i5 dan i7 K anda bahkan bisa meng-OCnya lagi)

Contoh : Processor Intel Core i-7 720QM memiliki clock speed sebesar 1.60 GHz untuk minimum. Ketika menjalankan aplikasi yang membutuhkan clock speed yang tinggi. Processor secara otomatis meningkatkan clock speed hingga 2.93 GHz maksimum clock speednya. Dan ketika tidak dibutuhkan maka otomatis clock speed nya akan menurun di angka minimum clock speed.

  • Intel HD Graphics : Grafik yang sudah high definition. Dibandingkan dengan Intel Graphics pada Core 2 Duo, Pada core “i” grafiknya sudah jauh lebih bagus karena sudah HD. ( Pada Core i3, i5 hingga i7 )
  • Maksimum Memory pada RAM hingga 16GB ( Maksimum memory tergantung dari masing – masing tipe processor )
  • Sudah Menggunakan module DDR3 dengan FSB 1066 MHz

Perbedaan i3, i5 dan i7

1. Core i3 = Pada core i3 hanya memiliki 2 Core, Hyperthreading ( 4 Way )


Intel Core i3 merupakan varian paling value dibandingkan dua saudaranya yang lain. Processor ini akan mengintegrasikan GPU (Graphics Processing Unit) alias Graphics On-board didalam processornya. Kemampuan grafisnya diklaim sama dengan Intel GMA pada chipset G45. Selain itu Core i3 nantinya menggunakan manufaktur hybrid, inti processor dengan 32nm, sedangkan memory controller/graphics menggunakan 45nm. Code produk Core i3 adalah “Arrandale”.

2.Core i5 = Pada core i5 memiliki 2 Core, Hyperthreading ( 4 Way ) dan Turbo Boost


Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada inti processor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5 yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat lowong tanpa kehadiran chipset northbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple Channel DDR 3, maka di Core i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3. Penggunaan dayanya juga diturunkan menjadi 95 Watt. Chipset P55 ini mendukung Triple Graphic Cards (3x) dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot. Pada Core i5 cache tetap sama, yaitu 8 MB L3 cache.

Intel juga meluncurkan Clarksfield, yaitu Core i5 versi mobile yang ditujukan untuk notebook. Socket yang akan digunakan adalah mPGA-989 dan membutuhkan daya yang terbilang cukup kecil yaitu sebesar 45-55 Watt.

3. Core i7 = Pada core i7 memiliki 4 Core, Hyperthreading ( 8 Way ) dan Turbo Boost


Core i7 sendiri merupakan processor pertama dengan teknologi “Nehalem”. Nehalem menggunakan platform baru yang betul-betul berbeda dengan generasi sebelumnya. Salah satunya adalah mengintegrasikan chipset MCH langsung di processor, bukan motherboard. Nehalem juga mengganti fungsi FSB menjadi QPI (Quick Path Interconnect) yang lebih revolusioner.

Penamaannya sendiri tetap mengikuti sistem Core i3/i5/ i7. Bedanya, prosesor Sandy Bridge menggunakan sistem 4 digit, sementara sebelumnya 3 digit. Angka pertama dimulai dari angka 2, karena Intel menganggap Sandy Bridge sebagai prosesor Nehalem generasi kedua. Selain itu, ada pula akhiran K, T, dan S. Akhiran K menunjukkan fasilitas multiplier yang bebas (tidak dikunci). Sementara prosesor akhiran T dan S memiliki TDP yang lebih kecil, yaitu 65 Watt (seri T) dan 45 Watt (seri S).
Sekadar mengingatkan prosesor Sandy Bridge polos dan K memiliki TDP 95 Watt. TDP yang kecil menunjukkan seri T dan S ditujukan untuk sistem terintegrasi seperti Home Theater PC dan lebih banyak dijual untuk pembuat PC.

Sebagai pegangan mudah Sandy Bridge tipe Core i3 memiliki 2 inti sementara untuk Core i5 dan i7 memiliki 4 inti Namun perlu diingat kalau Core i5 seri Lynnfield juga ada yang 2 inti sehingga pastikan Anda memilih prosesor Core i5 dengan 4 digit jika ingin menjajal Sandy Bridge.
Fitur lainnya seperti VT-x (Virtualization Technology) TXT (Trusted Execution Technology) maupun AES-IN (instruksi untuk membantu proses enkripsi/dekripsi file).contoh feature VT-x yang ada di Core i5-2400 namun tidak ada di Core i5-2300. Bayangkan namanya mirip namun feature di dalamnya berbeda Jadi jika Anda membutuhkan salah satu feature tersebut coba Anda cek di ark.intel.com untuk memastikan keberadaannya.

Referensi : Intel.com, Wikipedia.org. Chip online

1 Reply Coment:

  1. Anonymous6/03/2013

    This web site really has all of the information and facts I
    wanted concerning this subject and didn't know who to ask.

    Feel free to visit my website ... how to get a boy to like you

    ReplyDelete

Note: Only a member of this blog may post a comment.